Politik

Pengertian Politik

Bimbel.Co.Id Salam sejahtera bagi teman – teman online yang terkasih, kembali lagi di dalam web Bimbel.Co.Id yang akan membahas tentang Politik.

Oke, mari kita simak penjelasannya secara terperinci di bawah ini.


Politik


Pengertian Politik

Politik adalah salah satu tahapan untuk dapat membentuk atau membangun berbagai posisi kekuasaan di dalam lingkungan masyarakat yang berfungsi sebagai pengambil sebuah keputusan yang terkait dengan kondisi masyarakat tersebut.

Kata politik ini berasal dari bahasa Yunani yaitu polis yang artinya kota yang memiliki status negara (city state).

Aristoteles dan Plato berpendapat politik yakni suatu usaha untuk dapat mencapai lingkungan masyarakat politik yang paling terbaik.


Fungsi Politik

  • Untuk dapat merumuskan, menyusun dan mengungkapkan tuntutan politik pada suatu negara.
  • Untuk mempertimbangkan segala alternate kebijakan uang telah diusulkan ileh beberapa partai politik dan juga pihak lainnya.
  • Untuk dapat memandu kepentingan tuntutan politik dari segala pihak pada suatu negara dan akan mewujudkannya ke dalam seluruh alternate kebijakan.
  • Untuk dapat melaksanakan seluruh kebijakan yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh pihak uang memiliki kewenangan tersebut.
  • Untuk dapat menyelaraskan perilaku dari masyarakat dan juga pejabat publik yang dapat menyeleweng dan juga menentang kebijakan pemerintah, dengan menggunakan norma-norma yang sudah berlaku.
  • Dapat menyampaikan informasi tentang politik dari masyarakat kepada seluruh pemerintah dan dari pemerintah ke semua masyarakatnya.
  • Untuk dapat bersosialisasi dalam pembentukan sikap dan juga orientasi politik anggota masyarakat.
  • Untuk dapat menyeleksi orang-orang yang nantinya akan dipilih ataupun diangkat menjadi pejabat pada jabatan-jabatan yang terdapat pada suatu negara maupun partai politik.
Baca Juga :  Budaya Politik

Tujuan Politik

  • Untuk mengupayakan supaya kekuasaan di masyarakat dan pemerintahan dapat diperoleh, dikelola, dan diterapkan sesuai dengan norma hukum yang berlaku.
  • Untuk mengupayakan supaya suatu kekuasaan yang ada di masyarakat dan pemerintah dapat memperoleh, mengelola, dan menerapkan demokrasi secara keseluruhan.
  • Untuk mengupayakan sebuah penerapan dan pengelolaan politik di masyarakat dan pemerintahan sesuai dengan kerangka mempertahankan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Faktor yang Mempengaruhi Politik

  • Tingkat pengetahuan
  • Tingkat pendidikan
  • Pekerjaan masyarakat
  • Peran aparat pemerintahan
  • Pengaruh kaum intelektual
  • Konflik di antara para pemimpin politik yang ada

Tokoh Ilmu Politik

  • Aristoteles
  • Adam smith
  • Cicero
  • Friedrich engels
  • Immanuel kant
  • Karl marx
  • John locke
  • Lenin
  • Martin Luther
  • Max weber
  • Rousseau
  • Samuel P. Huntington
  • Nicolo machiaveli
  • Douglas E Ramage
  • Harold Crouch
  • Thomas Hobbes
  • Antonio Gramsci

Jenis – Jenis Sistem Politik

  • Sistem Politik Otokrasi Tradisional
  • Sistem Politik Totaliter
  • Sistem Politik Otoriter
  • Sistem Politik Oligarki
  • Sistem Politik Demokrasi
  • Sistem Politik Nasionalisme
  • Sistem Politik Fasisme
  • Sistem Politik Liberalisme
  • Sistem Politik Kapitalisme
  • Sistem Politik Federalisme
  • Sistem Politik Sosialisme

Perilaku Politik


1. Liberal

Perilaku politik yang satu ini dapat mengindikasikan suatu masyarakat agar berpikiran bebas dan maju.

Perilaku liberal dicerminkan dengan masyarakat yang ingin adanya suatu perubahan secara cepat dan progresif.

Perubahan yang diinginkan yaitu untuk mencapai tujuan diinginkan dengan dasar hukum yang legal dan kuat.


2. Konservatif

Perilaku konservatif ialah suatu cerminan perilaku yang menunjukkan kepuasan dengan keadaan politik yang ada.

Perilaku konservatif cenderung berusaha untuk bertahan terhadap perubahan yang terjadi.


3. Radikal

Radikal yakni sebuah perilaku yang mencerminkan ketidakpuasan terhadap keadaan yang ada dan ingin adanya perubahan secara cepat dan mendasar.

Baca Juga :  Pengertian Sosialisasi Politik Menurut Para Ahli

Kebanyakan masyarakat yang memiliki perilaku radikal akan cenderung kuat pendirian dan tidak mudah diajak kompromi.

Perilaku radikal dapat menyebabkan adanya perselisihan hingga kerusuhan apabila tidak ditindak dengan cermat dan hati-hati, sebab kelompok radikal cenderung tidak mengindahkan orang lain dan semaunya sendiri.


4. Status Quo

Perilaku politik status quo yaitu salah satu perilaku masyarakat yang merasa sudah sangat cukup puas dengan kondisi politik yang ada.

Perilaku ini berusaha mempertahankan keadaan yang sudah ada tanpa ada perubahan.


5. Moderat

Kelompok perilaku politik moderat ini mengindikasikan suatu kelompok yang merasa sudah sangat cukup puas dengan keadaan politik yang sudah ada.

Perilaku ini dapat juga mencerminkan masyarakat yang mampu berpikiran maju, namun belum dapat menerima perubahan apapun secara cepat seperti yang ada pada perilaku radikal.


Demikianlah penjelasan mengenai √ Politik : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Faktor, Perilaku, Jenis & Tokoh Terlengkap. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membuat para pembaca menambah wawasan dan ilmu pengetahuan yang efektif. Sekian dan terima kasih.


Baca Juga Artikel :