Topologi Mesh

Diposting pada

Bimbel.Co.Id Salam sejahtera bagi teman – teman online yang terkasih, kembali lagi di dalam web Bimbel.Co.Id yang akan membahas tentang Topologi Mesh.

Oke, mari kita simak penjelasannya secara terperinci di bawah ini.


Topologi Mesh

 


Pengertian Topologi Mesh

Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan yang ada antara perangkat di mana setiap perangkat yang ada akan terhubung langsung dengan perangkat lain yang berada dalam satu jaringan. Hubungan antar komputer secara langsung itu juga disebut dengan dedicated link.

Proses pembuatan jaringan topologi Mesh menggunakan rumus N (N-1) : 2. N adalah jumlah komputer, maka jika pada jaringan topologi ini terdapat 5 komputer, maka jumlah kabel yang digunakan adalah 5 (5-1) : 2 = 10 koneksi. Selain itu, pada setiap perangkat komputer harus memiliki port l/O dengan menggunakan rumus N-1, yaitu 5-1=4.

 


Jenis – Jenis Topologi Mesh


1. Topologi Mesh Fully Connected

Topologi Mesh Fully Connected memiliki ciri utama dimana setiap komputer dalam jaringan saling terhubung satu sama lain secara penuh.

Sebagai contoh jika ada 5 komputer dalam suatu jaringan tersebut maka satu komputer yang lain akan terhubung ke 4 komputer lainnya.


2. Topologi Mesh Partial Connected

Pada topologi mesh jenis ini mempunyai salah satu ciri yaitu setiap komputer dalam jaringan tersebut tidak semua komputer akan terhubung dengan komputer yang lainnya sehingga ada beberapa komputer yang akan saling terhubung satu sama lain dan beberapa komputer juga tidak saling berhubungan.

Baca Juga :  Jaringan Komputer Menurut Para Ahli

 


Karakteristik Topologi Mesh

  • Berlebihan terhadap peralatan yang dibutuhkan.
  • Susunan perangkat yang dibutuhkan terhubung antara satu node dengan node yang lainnya.
  • Semakin banyak sentral yang diinstal, sehingga akan semakin rumit dalam meningkatkan jaringan.
  • Melakukan komunikasi secara langsung maka akan meningkatkan kebutuhan kabel terhadap node dalam jaringan.
  • Dalam pengaturan konfigurasi ketika node yang berbeda berinteraksi satu sama lain.
  • Minimnya server client.
  • Algoritma yang berorientasi dengan matriks sangat cocok apabila diterapkan dalam Mesh Topology ini.
  • Array dua dimensi di mana setiap node terhubung yaitu salah satu bentuk paling sederhana dari Mesh Topology.

Ciri – Ciri Topologi Mesh

  • Konsep Internet
  • Tidak ada client server, semuanya dapat bertindak sebagai client dan server
  • Peer to peer
  • Bentuk mesh yang sangat sederhana ialah array dua dimensi tempat masing-masing simpul juga saling terhubung dengan keempat tetangganya.
  • Diameter komunikasi pada sebuah mesh yang sederhana ialah 2 (n-1)
  • Koneksi wraparraound pada berbagai bagian ujung ini juga akan mengurangi ukuran diameter menjadi 2 ( n/s ).
  • Topologi Mesh ini juga cocok untuk berbagai hal yang berkaitan dengan algoritma yang berorientasi matriks.

Cara Kerja Topologi Mesh

  • Pada setiap node di dalam jaringan komputer akan terhubung secara langsung yang akan dituju dengan menggunakan kabel tanpa.
  • Proses transfer data dengan perangkat komputer lain dapat berlangsung dengan cepat karena terhubung langsung tanpa melalui perantara.

Kelebihan Topologi Mesh

  • Topologi Mesh bisa mendeteksi suatu kesalahan atau gangguan dalam jaringan dengan cepat.
  • Keamanan data yang telah di-sharing dalam jaringan topologi Mesh dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan
  • Jika salah satu komputer dalam suatu jaringan bermasalah, komputer lainnya tidak akan bisa terpengaruh
  • Pada topologi mesh ini terdapat juga hubungan dedicated link dimana data dapat dikirim ke komputer dengan tujuan lebih cepat tanpa melalui komputer lainnya
Baca Juga :  Topologi Star

Kekurangan Topologi Mesh

  • Proses instalasi topologi mesh cukup rumit dan harus dilakukan oleh tenaga ahli di bidang computer network
  • Topologi Mesh juga membutuhkan biaya yang lebih besar dibanding topologi lainnya karena memakai banyak kabel
  • Topologi Mesh tidak dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari karena suatu jaringannya tidak praktis
  • Proses konfigurasi ulang pada setiap komputer dan peralatan lainnya (misalnya port I/O) sangat merepotkan
  • Biaya perawatan topologi mesh ini cenderung jauh lebih besar

Demikianlah penjelasan mengenai √ Topologi Mesh : Pengertian, Ciri, Cara Kerja, Jenis, Kelebihan & Kekurangan Terlengkap. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membuat para pembaca menambah wawasan dan ilmu pengetahuan yang efektif. Sekian dan terima kasih.


Baca Juga Artikel :