Pengertian Norma Kesusilaan, Ciri, Manfaat, Tujuan & Contoh

Pengertian Norma Kesusilaan, Ciri, Manfaat, Tujuan & Contoh – Salam sejahtera bagi teman – teman online yang terkasih, kembali lagi di dalam web Bimbel.Co.Id yang akan membahas tentang Norma Kesusilaan.

Oke, mari kita simak penjelasannya secara terperinci di bawah ini.

 

"Pengertian

 

Pengertian Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan adalah aturan hidup yang mengalir dari kesadaran setiap orang tentang apa yang benar dan apa yang salah. Oleh karena itu, sanksi terhadap standar moral bersifat individual.

Norma kesusilaan menghasilkan moralitas sehingga seseorang dapat membedakan antara apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk. Hati nurani setiap orang memiliki potensi nilai moral karena fitrah kemanusiaannya. Hal ini sebanding dengan hak asasi manusia yang dimiliki setiap manusia sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa.

 

Ciri-Ciri Norma Kesusilaan

Berdasarkan pengertian standar moral itu sendiri, berikut ini adalah ciri-ciri atau tanda-tanda yang menunjukkan suatu kesusilaan moral. Fitur-fitur tersebut antara lain sebagai berikut:

  • Ini selalu datang dari hati nurani manusia.
  • Ini memiliki karakter lokal, dalam masyarakat tertentu, dan tidak abadi.
  • Siapapun yang melanggar standar kesopanan biasanya menerima sanksi individu juga. Sanksi biasanya dikucilkan oleh masyarakat, rasa malu pelaku dan adanya penyesalan di hati orang tersebut.

 

Manfaat Norma Kesusilaan

  • Menciptakan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
  • Alat untuk mengontrol hubungan sosial atau kontrol sosial.
  • Hal ini juga dapat digunakan sebagai pengendalian diri untuk tidak melakukan perbuatan buruk.
  • Sehingga seseorang dapat membedakan mana perilaku yang baik dan mana yang buruk.
  • Sebagai pedoman manusia, bagaimana bersikap dan bersikap dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Tujuan Norma Kesusilaan

  • Pemberian Sanksi

Selain itu, tujuan norma kesusilaan tidak mengandung hukuman berat. Sanksi yang diterima biasanya berupa pengucilan oleh anggota masyarakat sekitar, kemudian efek malu yang ditimbulkan melanggar norma kesusilaan. Sanksi ini merupakan bagian dari tujuan penerapan norma kesusilaan.

  • Menciptakan Keteraturan Sosial

Penerapan dan penegakan norma kesusilaan, yang merupakan jenis standar tidak tertulis, didasarkan pada hati nurani manusia. Dengan dorongan hati nurani, maka timbullah perilaku yang bermartabat. Ini disebut juga standar moral, sehingga dalam penerapannya, orang yang melanggar standar moral disebut tidak bermoral atau immoral. Tujuannya sangat jelas, yaitu menciptakan tatanan sosial.

  • Memfungsikan Hati Nurani

Adanya pandangan atau pandangan yang menyatakan bahwa standar moral muncul dari kesadaran seringkali mengarah pada pandangan bahwa ada kaitan atau hubungan kepercayaan antara standar moral dengan aspek agama. Pada kenyataannya, sering diasumsikan bahwa pelanggaran standar moral adalah pelanggaran sosial atau penyimpangan dari aturan agama. Tetapi yang pasti adalah prospek penerapannya adalah untuk menggeser kesadaran antara yang baik dan yang jahat.

 

Contoh Norma Kesusilaan

  • Jujur dalam perkataan dan perbuatan
  • Hargai sesama manusia
  • Bantu orang lain yang membutuhkan
  • Jangan ganggu kenyamanan orang lain
  • Melunasi hutang atau pinjaman dari orang lain
  • Jangan mencuri barang orang lain
  • Berpakaianlah yang sesuai dengan lokasi dan situasi

 

Contoh Pelanggaran Norma Kesusilaan

Pelanggaran norma masyarakat seperti ini banyak terjadi di semua daerah. Namun, beberapa orang sering mengklaim bahwa mereka yang melanggar standar ini tidak memiliki perasaan atau belas kasihan manusiawi. Di bawah ini adalah beberapa contoh pelanggaran yang biasa terjadi di masyarakat, antara lain sebagai berikut:

  • Tidak Jujur

Kejujuran adalah sikap yang sangat penting yang harus di miliki setiap orang. Adapun bentuk dan contoh pelanggaran aturan ini, seperti berbohong atau tidak jujur ​​terhadap orang lain. Padahal, jika berbohong menimbulkan masalah bagi orang lain, hukumannya akan lebih tinggi.

  • Memfitnah Seseorang

Contoh standar moral lainnya adalah meremehkan dan menghina orang lain tanpa memikirkannya terlebih dahulu. Misalnya, jika seseorang menghina orang lain yang melakukan kesalahan dan juga mencela apa yang telah di lakukan orang lain, itu adalah cedera. Ini tidak boleh di lakukan karena dapat membahayakan orang yang tersinggung.

  • Menghina Orang Lain

Orang harus bisa saling menghormati dan menghargai serta peduli terhadap perasaan orang lain. Kurangnya rasa hormat dan hormat kepada orang yang lebih tua adalah hal yang tidak pantas. Dan itu benar-benar tindakan yang tidak sopan, karena orang ini tidak bisa berbuat baik kepada orang lain, terutama orang tua.

  • Tidak Menghormati Orang

Orang harus bisa saling menghormati dan menghargai serta peduli terhadap perasaan orang lain. Kurangnya rasa hormat dan hormat kepada orang yang lebih tua adalah hal yang tidak pantas. Dan itu benar-benar tindakan yang tidak sopan, karena orang ini tidak bisa berbuat baik kepada orang lain, terutama orang tua.

  • Mengambil Hak Orang Lain

Korupsi/pelaksanaan hak orang lain merupakan suatu bentuk pelanggaran moral yang cukup berbahaya dan dapat meresahkan masyarakat.

Selain korupsi, kegiatan yang merugikan dan melibatkan orang lain tidak berbelas kasih kepada orang lain. Pencemaran nama baik sendiri merupakan ungkapan yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Norma Kesusilaan, Ciri, Manfaat, Tujuan & Contoh. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membuat para pembaca menambah wawasan dan ilmu pengetahuan yang efektif. Sekian dan terima kasih.

Baca Artikel Lainnya :